ArticlePDF Available AbstractPenelitian ini merupakan kajian intertekstual lima puisi Indonesia yang berisi tentang sosok wanita yang disebut ibu, yaitu “Ibu Dehulu” Amir Hamzah, ”Ibu” Chairil Anwar, “Sajak Ibu” Wiji Thukul, ”Bunda Air Mata” Emha Ainun Najib”, dan “Ibu” Mustofa Bisri. Kelima puisi dari berbagai angkatan tersebut dianalisis dengan menggunakan teori intertekstual. Hasil telaah itu membuktikan bahwa kelima puisi tersebut merupakan mosaik, kutipan-kutipan, penyerapan, dan perspektif yang beragam terhadap sosok ibu. Masing-masing penyair juga mengungkapan sisi ibu dari pandangan yang berbeda. Sosok ibu menjadi begitu intim dalam pilihan diksi yang begitu estetis. Ibu menjadi sosok yang begitu sempurna, laksana wakil Tuhan di muka bumi. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for freeContent may be subject to copyright. Volume 5 Nomor 2 Edisi Desember 2017 ISSN 2354-7200JURNAL ILMIAH KEBAHASAAN DAN KESASTRAANSirok BastraJurnal Kebahasaan danKesastraanPangkalpinang,Desember2017KANTOR BAHASA KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Volume 5 Nomor 2 Edisi Desember 2017 ISSN 2354-7200JURNAL ILMIAH KEBAHASAAN DAN KESASTRAANJurnal ini merupakan wadah informasi kebahasan, kesastraan, dan pengajarannya yang memuat hasil penelitian,studi kepustakaan, dan tulisan ilmiah bidang kebahasan dan kesastraan serta pengajarannya. Sirok Bastra terbitdua kali setahun, yakni Juni dan Desember, serta terbit sejak Juni JawabKepala Kantor Bahasa Kepulauan Bangka BelitungDrs. Hidayatul Astar, BestariProf. Dr. Agus Nuryatin, Bidang Sastra dan PengajarannyaProf. Amrin Saragih, Bidang Bahasa dan PengajarannyaDr. Felicia Nuradi Utorodewo, Bidang Bahasa dan PengajarannyaDr. Pujiharto, Bidang Sastra dan PengajarannyaPemimpin RedaksiRahmat Muhidin, Asyraf Suryadin, Hariyanto, SampulFeri Pristiawan, Septi Kurniawati, Anggraini, Redaksi dan PenerbitKantor Bahasa Kepulauan Bangka BelitungJalan Letkol Saleh Ode No. 412, Kota Pangkalpinang, Prov. Kepulauan Bangka BelitungTelepon 0717 438455, Faksimile07179103317, Pos-el sirokbastra suatu tulisan dalam jurnal ini tidak berarti redaksi menyetujui isi tulisan tersebut. Isi tulisanmenjadi tanggung jawab penulis. Tulisan telah ditinjau dan diulas oleh mitra bestari. Setiap karangan dalamjurnal ini dapat diperbanyak setelah mendapat izin tertulis dari penulis, redaksi, dan penerbit. iiiPENGANTARPuji syukur ke hadirat Pemilik dan Pencipta semesta ini yang memiliki kuasa atas diri-Nya sendiri. DialahTuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga Volume 5 Nomor 2 JurnalSirok Bastra Tahun 2017 dapat terbit tepat pada edisi ini dimuat sepuluh tulisan, yakni lima tulisan kebahasaan, empat tulisan kesastraan, dan satutulisan pengajaran penelitiannya, Hotnida Novita Sary menganalisis iklan komersial Meikarta yang telah membuatperusahaan tersebut berhasil mencatatkan penjualan yang fantastis. Penelitian yang dilakukannya menggunakanpisau bedah analisis wacana kritis Fairclough 1989. Iklan Meikarta membandingkan kesuperioritasan merekadibandingkan kota metropolitan lain, seperti Jakarta. Meikarta juga menanamkan ideologi bagi masyarakat kotabesar bahwa kota metropolitan saat ini sudah tidak aman, kotor, dan makalahnya, Hidayatul Astar mengkaji realisasi konsep bahasa Indonesia ke dalam bahasaRejang. Menurutnya, masyarakat Rejang tidak memiliki konsep kata atau istilah yang cukup untuk mewakilipikiran dan perasaan tertentu ketika berkomunikasi, terutama yang terkait dengan konsep kehidupan modern atauyang sesuai dengan perkembangan zaman. Karena itu, bahasa Rejang perlu memungut atau mengambil daribahasa lain, khususnya dari bahasa Indonesia. Realisasi bentuk konsep yang ditemukan adalah realisasi tanpaperubahan dan realisasi dengan perubahan. Berdasarkan data, realisasi perubahan dalam sebuah konsep dapat satukali atau lebih. Realisasi perubahan itu berupa penghilangan, penggantian, dan penambahan bunyi vokal ataukonsonan tertentu pada posisi tertentu. Terjadinya perubahan realisasi bunyi bahasa Indonsia ke dalam bahasaRejang disebabkan oleh keinginan penutur bahasa Rejang dan adaptasi terhadap bunyi yang sudah kajiannya, Mardi Nugroho membahas pembentukan kata dalam bahasa Talondo di SulawesiBarat. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada tiga macam cara pembentukan kata dalam bahasa Talondo,yaitu afiksasi, reduplikasi, dan pemajemukan. Pembentukan kata dengan afiksasi terdiri atas pembentukan katadengan prefiksasi, konfiksasi, infiksasi, dan sufiksasi. Pembentukan kata dengan reduplikasi terdiri atasreduplikasi murni, reduplikasi sebagian, dan reduplikasi yang berkombinasi dengan kajiannya, Muhammad Fadely membahas makna dan bentuk pemakaian eufemisme dandisfemisme dalam feature karya Ruslan Ismail Mage yang bermanfaat bagi pengajaran bahasa Indonesia danpengembangan bahasa di media massa cetak. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemakaian eufemisme lebihbanyak daripada pemakaian disfemisme. Berdasarkan simpulan tersebut, peneliti menyarankan bahwa dalammenyampaikan suatu informasi kepada khalayak umum hindari tulisan-tulisan yang dapat mengaburkan dan tidakterus terang demi maksud-maksud kajiannya, Asri Soraya Afsari membahas karakteristik bahasa yang digunakan dalam iklankomersial ponsel yang berada di Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk dan fungsi bahasayang digunakan dalam iklan ponsel di Kota Bandung berupa penulisan huruf kapital secara keseluruhan danpenulisan huruf kapital pada awal kata. Bahasa iklan ponsel memiliki fungsi informatif dan konatif persuatif.Dalam tulisannya, Erwin Wibowo mendeskripsikan makna semiotik budaya Lampung yang ada di dalamantologi Kitab Cerpen Perempuan di Rumah Panggung. Hasil penelitian mengungkapkan ikon, indeks, dansimbol budaya Lampung melalui pendekatan semiotik yang dipakai dalam Kitab Cerpen Perempuan di RumahPanggung karya Isbedy Stiawan ZS dan memberi deskripsi tentang ikon, indeks, dan simbol penelitiannya, Prima Hariyanto membahas penokohan dalam Kitab Omong Kosong yangmengambil cerita epos Ramayana. Dalam novel ini, pengarang mengubah pola cerita. Tokoh sentral dalam ceritaini bukan lagi Rama dan Sinta, tetapi Maneka dan Satya. Ceritanya bukan lagi kisah cinta Rama dan Sinta, tetapikisah perjalanan Maneka dan Satya dalam mencari Kitab Omong Kosong ciptaan Hanoman. Tokoh Rama tidaklagi diceritakan sebagai kesatria yang baik, tetapi sebagai raja yang membawa bencana bagi rakyat di muka kajiannya, Dian Anggraini mengkaji intertekstual lima puisi Indonesia yang berisi tentang sosokwanita yang disebut ibu, yaitu “Ibu Dehulu” Amir Hamzah, ”Ibu” Chairil Anwar, “Sajak Ibu” Wiji Thukul, iv”Bunda Air Mata” Emha Ainun Najib”, dan “Ibu” Mustofa Bisri. Hasil telaah itu membuktikan bahwakelima puisi tersebut merupakan mosaik, kutipan-kutipan, penyerapan, dan perspektif yang beragam terhadapsosok ibu. Setiap penyair mengungkapkan sisi ibu dari pandangan yang kajiannya, Yuliadi membahas makna ground dalam cerpen “Uak dan Burung Gagak”dengan pendekatan objektif melalui teori semiotik Pierce. Berdasarkan kajian, terungkap bahwa makna grounddalam cerpen Uak dan Burung Gagak, yaitu ground qualisign berupa warna hitam, sinsign berupa suara koak-koak,dan legisign berupa perilaku mengitari tulisannya, Abdul Azis dan Hajrah membahas dongeng sebagai bahan pembelajaran di sekolahdasar. Data penelitian ini adalah dongeng Cerita Si Jingkiriq,I Kukang,Nenek Pakande,La Dana danKerbaunya, dan Puang Tedong. Hasil analisis data dan temuan menunjukkan bahwa rata-rata penilaian respondenuntuk dongeng sebesar 3,75 kategori layak dijadikan bahan ajar. Bahan ajar yang dapat digunakan untuk tingkatSD adalah dongeng yang isinya sesuai dengan karakteristik, pengalaman, dan kebutuhan mengucapkan terima kasih kepada para penulis yang telah bersedia menerbitkan karya mereka padaedisi ini. Para penulis merupakan peneliti, pakar, dosen, dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi daninstansi. Terima kasih juga kami sampaikan kepada para mitra bestari kami yang telah memberi ulasan terhadaptulisan-tulisan yang masuk ke memenuhi keberagaman isi dan penulis, Sirok Bastra membuka kesempatan bagi para peneliti danpenulis menyampaikan hasil penelitian dan pemikiran mutakhir dalam bidang kebahasaan, kesastraan, Desember 2017Tim Redaksi vUCAPAN TERIMA KASIH UNTUK MITRA BESTARIRedaksi Sirok Bastra mengucapkan terima kasih kepada para mitra bestari yang telah meninjau, menimbang, danmengulas makalah-makalah yang diterbitkan dalam Sirok Bastra Volume 5 Nomor 2, edisi Desember 2017,yakniProf. Dr. Agus Nuryatin, Sastra dan PengajarannyaUniversitas Negeri SemarangSemarang, Jawa TengahProf. Amrin Saragih, Bahasa dan PengajarannyaUniversitas Negeri MedanMedan, Sumatra UtaraDr. Felicia Nuradi Utorodewo, Bahasa dan PengajarannyaUniversitas IndonesiaDepok, Jawa BaratDr. Pujiharto, Sastra dan PengajarannyaUniversitas Gadjah MadaYogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta viDAFTAR ISIPENGANTAR .................................................................................................................................... iUCAPAN TERIMA KASIH UNTUK MITRA BESTARI ................................................................ iiiDAFTAR ISI....................................................................................................................................... ivKUMPULAN ABSTRAK .................................................................................................................. viABSTRACT COLLECTIONS .............................................................................................................. xiANALISIS WACANA KRITIS IKLAN KOMERSIAL MEIKARTACritical Discourse Analysis of Meikarta Commercial AdvertisingHotnida Novita Sary ......................................................................................................................... 101—111REALISASI KONSEP BAHASA INDONESIA DALAM BAHASA REJANGRealization of Indonesian Concept Into Rejang LanguageHidayatul Astar................................................................................................................................. 113—121PEMBENTUKAN KATA DALAM BAHASA TALONDOThe Word Formation in Talondo LanguageMardi Nugroho ................................................................................................................................. 123—129EUFEMISME DAN DISFEMISME PADA FEATURE-FEATURE KARYA RUSLAN ISMAILMAGEEuphemism and Disphemism in The Features by Ruslan Ismail MageMuhammad Fadely........................................................................................................................... 131—139KARAKTERISTIK PENGGUNAAN BAHASA DALAM IKLAN PONSEL DI KOTABANDUNGThe Characteristic of Language Usage on Mobile Phone Advertisement in BandungAsri Soraya Afsari ............................................................................................................................ 141—151SIMBOL BUDAYA LAMPUNG DALAM KITAB CERPEN PEREMPUAN DI RUMAHPANGGUNG KARYA ISBEDY STIAWAN KAJIAN SEMIOTIKALampung Cultural Symbols in Kitab Cerpen Perempuan di Rumah Panggung by IsbedyStiawan a Semiotic AnalysisErwin Wibowo................................................................................................................................... 153—161PENOKOHAN DALAM KITAB OMONG KOSONG KARYA SENO GUMIRA AJIDARMACharacterization in Kitab Omong Kosong by Seno Gumira AjidarmaPrima Hariyanto ............................................................................................................................... 163—169WANITA ISTIMEWA KAJIAN INTERTEKSTUAL TERHADAP PUISI-PUISI TENTANGIBUSpecial Woman Intertextual Study of Poems About MotherDian Anggraini .................................................................................................................................. 171—179 viiBURUNG GAGAK SEBUAH TANDA MAKNA GROUND DALAM CERPEN UAK DANBURUNG GAGAKBrids Crow A Sign Ground Meaning in Uak and Burung Gagak Short StoryYuliadi ...................................................................................................................................... 181—189DONGENG SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAHDASARFolktale as Indonesian Language Learning Material in Elementary SchoolAbdul Azis dan Hajrah ..................................................................................................................... 191—196 Dian Anggraini Kajian Intertekstual terhadap Puisi-Puisi tentang IbuSIROK BASTRA, Vol. 5 No. 2, Desember 2017 171—179 171WANITA ISTIMEWA KAJIAN INTERTEKSTUAL TERHADAP PUISI-PUISI TENTANG IBUSpecial Woman Intertextual Study of Poems About MotherDian AnggrainiKantor Bahasa Provinsi LampungJalan Beringin II, Kompleks Gubernuran, Bandarlampung, LampungPos-el diansastralampung 11 Juli 2017, disetujui 17 September 2017, revisi terakhir 15 November 2017AbstrakPenelitian ini merupakan kajian intertekstual lima puisi Indonesia yang berisi tentang sosok wanita yang disebutibu, yaitu “Ibu Dehulu” Amir Hamzah, ”Ibu” Chairil Anwar, “Sajak Ibu” Wiji Thukul, ”Bunda Air Mata”Emha Ainun Najib”, dan “Ibu” Mustofa Bisri. Kelima puisi dari berbagai angkatan tersebut dianalisisdengan menggunakan teori intertekstual. Hasil telaah itu membuktikan bahwa kelima puisi tersebut merupakanmosaik, kutipan-kutipan, penyerapan, dan perspektif yang beragam terhadap sosok ibu. Masing-masingpenyair juga mengungkapan sisi ibu dari pandangan yang berbeda. Sosok ibu menjadi begitu intimdalam pilihan diksi yang begitu estetis. Ibu menjadi sosok yang begitu sempurna, laksana wakilTuhan di muka kunci puisi, intertekstual, ibu, wanita istimewaAbstractThis research is an intertextual examine of five Indonesian poetries which involves the theme about mother, theyare“Ibu Dehulu” Amir Hamzah,”Ibu” Chairil Anwar,“Sajak Ibu”Wiji Thukul, ”Bunda Air Mata” EmhaAinun Najib”, dan“Ibu” Bisri. The five poems of various generations are analyzed usingintertextual theory. As the result of the study,it shows if the five Indonesian poetries are mosaics, quotations,absorption and many different perspectives towards the figure of mother. Every poet also reveals themotherhood side from their different unique perspective. The figures of mother become so intimate aestheticallyin their choice of dictions. Mother become a perfect figure as holy as the representative of God on the poetries, intertextual,mothers, special Latar BelakangIbu. Tak pernah habis untuk kehangatan kedua belah tangannya, anak-anak lahir dan besar dalam dekapan ada manusia di bumi ini terlahir tanpaibu. Bahkan sejak Hawa melahirkan buah cintabersama Adam, kasih sayang dan buaian seorangwanita pilihan kepada belahan jiwanya selalumengalir deras bagai air yang menganak kata dan doa tak pernah mampu untukmenguraikan pengorbanan seorang ibu. Cinta agungyang mereka berikan tak dapat terangkai meskidalam untaian mutiara yang SWT dalam kitab suci Alquran bahkanmenyebutkanibu dalam berbagai surat yangterkandung di dalamnya. Alquran menyatakan ummsebagai sumber yang baik dan suci untuk hal yangbesar dan penting dan walidah sebagai wanita yangtelah melahirkan. Surga yang merupakan tujuanakhir dari umat di dunia berada di bawah telapakkaki seorang Muhammad Saw., dalam sebuahkesempatan, menyandingkan perbuatan baik kepadaorang tua adalah amalan utama setelah menegakkanibadah salat. Dalam ajaran agama lainpun, ibuditempatkan dalam posisi teratas dalam kehidupan didunia. Dian Anggraini Kajian Intertekstual terhadap Puisi-Puisi tentang IbuSIROK BASTRA, Vol. 5 No. 2, Desember 2017 171—179 172Keistimewaan sosok ibu inilah yang menjadilatar belakang lima penyair Indonesia menulis sajakyang bertema Ibu. Para penyair besar dari berbagaiangkatan ini adalah Amir Hamzah, Chairil Anwar,Emha Ainun Najib, Wiji Thukul, dan AhmadMustofa Bisri. Mereka bersama-sama menggunakanpilihan kata penuh makna untuk mengambarkan ibudari berbagai Hamzah melalui puisi berjudul “IbuDehulu” mendeskripsikan kesempurnaan cintaseorang ibu. Chairil Anwar juga memiliki perspektifyang tak jauh berbeda dengan Amir Hamzah. Dalampuisinya berjudul “Ibu”, ia berusaha untukmengambarkan kekuatan cinta kasih seorang Thukul yang hidup dalam keterbatasan ekonomidan penindasan menulis ibu sebagai penempakekuatan lahir dan batin. Wiji Thukul jugamemanfaatkan sosok ibu untuk mengkritisiketidakadilan pemerintah orde baru. Emha AinunNajib mengungkapan ibu sebagai tangan tuhan dibumi sedangkan Ahmad Mustofa Bisrimenyatakan dalam kata-kata puitisnya bahwa ibuadalah makhluk paling bertema tentang ibu yang dituliskanoleh lima penyair besar Indonesia ini merupakanmosaik-mosaik dari kehidupan yang mereka ini juga lahir dari hasil kontemplasipenyair terhadap karya sastra yang lebih dahululahir. Selain itu, ajaran agama juga memberikantempat yang istimewa bagi seorang ibu juga turutmenjadi bagian dari imajinasi karya sastra lahir dari pengalaman batinseorang penyair. Karya sastra khususnya puisimemiliki keintiman yang lebih dalam denganpengarang melalui ikatan kata-kata puitis yangterangkai dengan indah penuh makna. Pengalamanbatin, tentu saja dimiliki oleh setiap insan. Dalampengolahan kata, penyair meski terkadang tidakberinteraksi satu sama lain, tidak dipungkiri karyasastra yang dihasilkanpun memiliki pandanganyang serupa. Ini terjadi karena setiap orangmemiliki teks-teks dalam pikirannya. Teks yangberasal dari luar ataupun diri sendiri. Ibu. Dalampersepsi banyak orang pasti berbeda-bedabergantung dari sudut mana itu akan ini justru menjadi menarik untuk dikajilebih mendalam dengan menggunakan pisau MasalahDari latar belakang tersebut, peneliti tertarik untukmengetahui bagaimanakah pandangan lima penyairterhadap sosok TujuanDengan pendekatan ini, peneliti berharapmendapatkan pandangan beragam tentang sosokseorang ibu dari para penyair besar MetodePenelitian ini menggunakan pendekatan deskriptifkualitatif. Moleong 20116 mengatakan penelitiankualitatif adalah penelitian yang bermaksud untukmemahami fenomena tentang apa yang dialami olehsubjek penelitian, misalnya perilaku, persepsi,motivasi, tindakan dan lain-lain, secara holistik, dandengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dalambahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiahdengan memanfaatkan berbagai metode penelitian ini adalah lima puisi karya limapenyairsastra dari beragam angkatan. Kelima sajaktersebut adalah “Ibu Dehulu” Amir Hamzah, ”Ibu”Chairil Anwar, “Sajak Ibu” Wiji Thukul, ”BundaAir Mata” Emha Ainun Najib, dan “Ibu” Bisri.2. KERANGKA TEORIJulia Kristeva Teeuw, 1984145 melaluitulisannya “Research for a Semanalysis”, 1969Nöth, 1990321—324 mengatakan bahwa “setiapteks itu merupakan mosaik, kutipan-kutipan,penyerapan, dan transformasi teks-teks lain”.Itu berarti tidak ada teks yang berdiri sendiritanpa ada pengaruh dari teks lainnya. Teks lain bisamenjadi kerangka dalam pemikiran penyair dalammelahirkan kehidupan baru dalam imajinasi yangtertuang dalam karyanya. Hasil kontemplasibergantung dengan nilai rasa yang ingin diciptakanoleh penyair. Akan tetapi, teks lain yang tetapdimungkinkan untuk dikenali. Dian Anggraini Kajian Intertekstual terhadap Puisi-Puisi tentang IbuSIROK BASTRA, Vol. 5 No. 2, Desember 2017 171—179 173Pradopo 1995197 menyatakan sebuah karyasastra, baik puisi maupun prosa, mempunyaihubungan sejarah antar karya sezaman, yangmendahuluinya atau yang ada kemudian. Hubunganini dapat berupa persamaan atau pertentangan. Dapatdisimpulkan bahwa pembahasan mengenai sastralebih baik pada karya sebelum, sesudah, 200853 juga mendukung pendapatPradopo. Ia menyatakan teks merupakan bagian darisuatu keseluruhan. Suatu teks merupakan jawabandari teks lain. Dengan membaca teks sastra yangtelah ada sebelumnya atau yang sezaman dengannya,pengarang hidup dalam sejarah dan masyarakat yangterpantul dalam teksnya. 200893.Secara garis besar, penelitian intertekstualmemiliki dua fokus pertama, meminta perhatian kitatentang pentingnya teks terdahulu prior texs.Endraswara 2003133 menegaskan tuntutan adanyaotonomi teks sebenarnya dapat menyesatkangagasan, sebuah karya memiliki arti karena dalamhal-hal tertentu dituliskan lebih dahulu olehpengarang lain. Kedua, intertekstual akanmembimbing peneliti untuk mempertimbangkan teksterdahulu sebagai penyumbang kode yangmemungkinkan lahirnya berbagai efek kedua fokus tersebut, tampak bahwa karyasastra sebelumnya banyak berperan dalam sebuahpenciptaan. Bahkan, Barthes berpendapat, masihmenurut Endraswara, karya sastra yang anonimsekalipun kadang-kadang akan mewarnai penciptaankarya menurut Riffarterre 197823 adalahmodal utama dalam karya sastra yang akanmelahirkan karya berikutnya. Intinya, hipogramadalah karya sastra yang duluan lahir sedangkankarya setelahnya disebut transformasi. Namun,penelitian intekstual ini bukan mencari keaslian darisebuah karya satra seminal karya x memplagiasikarya z melainkan untuk menilai kreatifitas dari sangpenyair dalam mengungkapkan hal yang karenapuisi dari beragam angkatan inimerupakan mosaik dari teks-teks lain maka puisitersebut dibandingkan secara mengaitkan antara masing-masing puisi. Dari hasil analisis tersebut akandidapat ciri khas masing-masing penyair mengenaisosok HASIL DAN PEMBAHASANSajak karya Amir Hamzah, “Ibuku Dehulu” berisitentang kasih sayang seorang ibu yang tidak pernahpadam. Berbagai cerita duka ataupun suka menjadicerita yang indah. Tetapi ibu tetaplah manusia kecewanya, diam merupakan jalan terbaikuntuk meredam segala masalah yang DehuluIbuku dehulu marah padakudiam ia tiada berkataakupun lalu merajuk pilutiada peduli apa terjadimatanya terus mengawas dakuwalaupun bibirnya tiada bergerakmukanya masam menahan sedanhatinya pedih kerana lakukuTerus aku berkesal hatimenurutkan setan, mengkacau-balaujurang celaka terpandang di mukakusongsong juga - biar cederaBangkit ibu dipegangnya akudirangkumnya segera dikecupnya sertadahiku berapi pancaran nerakasejuk sentosa turun ke kalbuDemikian engkau;ibu, bapa, kekasih pulaberpadu satu dalam dirimumengawas daku dalam di atas berisi tentang cara seorang ibumencurahkan kasih sayangnya. Marah adalah sifatalamiah manusia yang dikarunia oleh sang marahnya seorang ibu berbeda denganmarahnya orang lain. Ibu memilih diam agarkekecewaanya tidak ibu bukan berarti mata dan telinganyatertutup. Segala hal yang terjadi pada anaknya tetap Dian Anggraini Kajian Intertekstual terhadap Puisi-Puisi tentang IbuSIROK BASTRA, Vol. 5 No. 2, Desember 2017 171—179 174dalam pengawasannya. Segala kesedihan disimpanrapat-rapat. Walau air mata harus luruh, itu semuadilakukan ibu dalam apalah balasan seorang anak. Kasih sayangdibalas dengan prilaku sebaliknya. Segala upaya danusaha seorang ibu untuk mengingatnya justruberbalik sebuah ujian kemarahan, anak justru melakukanperbuatan buruk. Mengikuti emosi untukmenunjukkan bahwa segala hal yang dilakukansudah tepat. Meski harus mendapat cidera. Takdipikirkan olehnya, semua itu akan ibu dengan kelembutannya melelehkangunung es di tengah lautan. Api menjadi padamdalam gengamannya. Dengan meninggalkan segalakecewa, ibu kembali merengkuh buah ibu yang mampu melakukan semua cinta seorang ibu merupakan halyang ingin diungkapkan oleh Amir Hamzah. BagiAmir, ibu merupakan wakil tuhan di muka bumi. Ibubisa siapapun. Ayah, kakak, saudara, bahkanmenjadi seorang teman sekalipun. Mahluk yangistimewa yang pernah Anwar dalam puisinya berjudul “PuisiIbu” juga memiliki pandangan serupa tentang kasihsayang seorang ibu. Penyair aliran ekspresionismeini mengungkapkan isi batinnya untukmerepresentasikan sosok ini juga menjadikan puisi Amir Hamzahsebagai hipogram untuk memberikan kesan yang takjauh berbeda dari pendahulunya. Pradopo 1987229mengatakan beberapa sajak Chairil Anwar memangmempunyai hubungan intertekstual dngan sajak-sajak Amir intertekstual itumenunjukkan adanya persamaan atau pertentangandalam hal konsep estetik dan pandangan hidup IbuPernah aku di tegurKatanya untuk kebaikanPernah aku dimarahKatanya membaiki kelemahanPernah aku diminta membantuKatanya supaya aku pandaiIbu . . . . .Pernah aku merajukKatanya aku manjaPernah aku melawanKatanya akudegilPernah aku menangisKatanya aku lemahIbu . . . . .Setiap kali aku tersilapDia hukum aku dengan nasihatSetiap kali aku kecewaDia bangun di malam sepi lalu bermunajatSetiap kali aku dalam kesakitanDia ubati dengan penawar dan semangatdan bila aku mencapai kejayanDia kata bersyukurlah pada TuhanNamun . . . . .Tidak pernah aku lihat air mata dukamuMengalir di pipimuBegitu kuatnya dirimu….Ibu . . . . .Aku sayang padamu….Tuhanku….Aku bermohon padaMuSejahterahkanlah diaSelamanya…..Pilihan kata yang dituangkan Chairil Anwar tidakhanya seolah berusaha untuk membuka mata hatipembaca tentang sosokl seorang ibu yang selalumenyelimuti berjuta kasih sayang. Ibu memilikiberbagai cara untuk mengungkapkan marah, ibu menegur, ibu meminta bantuantentu saja bukan tanpa alasan. Muaranya hanya satuuntuk membentuk pribadi mandiri dalam segalasuasana dan khas anak-anak sepertimanja, merajuk, melawan, dan menangis denganmudah terbaca oleh ibu. Kendati demikian, ibubukanlah hendak membuat anaknya cengengmelainkan menjadikan kokoh seperti batu karang. Dian Anggraini Kajian Intertekstual terhadap Puisi-Puisi tentang IbuSIROK BASTRA, Vol. 5 No. 2, Desember 2017 171—179 175Usaha ibu tidak hanya sebatas pada untaian doa yang tiada putus dihaturkanpada sepertiga malam. Waktu berdoa yang palingtepat dikala semua doa akan diijabah oleh AllatSWT. Segala hal yang terjadi merupakan restu darisang pencipta tentu saja karena salah satunya doadari “Ibu” ini juga mengambarkan bahwa betapakeras usaha seorang ibu untuk menutupi kesedihan,kedukaan, atau kemalangan yang tengahditerimanya. Air mata yang identik dengan mahlukberjenis kelamin wanita menjadi sesuatu yang sangatsakral setelah menyandang status seorang ibu merupakan salah satu contoh teladanbagi anak untuk menjadi lebih kuat di tak lupa untuk memanjatkan doa untukibu. Bukankah doa dari anak soleh selalu dikabulkanoleh Allah SWT sang maha pencipta. Doa anak solehjuga menjadi salah satu amalan yang akan terusmengalir meskipun orang tua telah menghadapi yang selalu pula dilakukan oleh semua anakmanusia di bumi yang mendapat limpahan kasihsayang dan cinta. Doa yang menguatkan danmenjadikan semua anak menjadi begitu dekatdengan sang itu, Wiji Thukul yang dikenal denganpenyair yang melawan ketidak adilan pemerintahmenggunakan sosok Ibu sebagai malaikat yang penolong dalam kekeringan jiwa. Pengobathaus dalam pernah mengusirku minggat dari rumahTetapi menangis ketika aku susahIbu takbisa memejamkan mataBila adikku tak bisa tidur karena laparIbu akan marah besarBila kami merebut jatah makanyang bukan hak kamiIbuku memberi pelajaran keadilandengan kasih sayangKetabahan ibukuMengubah rasa sayur murahmenjadi sedapIbu menangis ketika aku mendapat susahIbu menangis ketika aku bahagiaIbu menangis ketika adikku mencuri sepedaIbu menangis ketika adikku keluar penjaraIbu adalah hati yang rela menerimaSelalu disakiti oleh anak-anaknyaPenuh maaf dan ampunKasih sayang Ibu adalah kilau sinar kegaibanTuhanMembangkitkan haru insandengan kebijakanIbu mengenalkan aku kepada TuhanWiji Thukul mengkritisi rezim orde baru melaluipuisi ini. Ibu yang merupakan pencetak generasinegeri juga merupakan salah satu korban ketidakadilan saat itu. Ibu dari kaum lemah bahkan menjadiorang yang pertama karena himpitan ekonomi yang terussaja mencekik rakyat kecil disulap seorang ibumenjadi layaknya surga di dunia. Tak ada yangmampu menyutradarai ini semua selain ibu. Saattersebut, sosok ibu harus menjadi lebih kuatdibandingkan dengan era sebelumnya. Saat hargasembako melambung tinggi karena situasi ekonomiyang kacau ibu tetap berusaha menjamin situasi politik saat itu jugadigambarkan Wiji Thukul dalam puisi dan bahagia bagai air di lautan. Pasangdan surut kemudian. Silih berganti tetapi harusdihadapi semua dengan ibu, anak-anak belajar tentang kemanusiaan. Berlaku baikdalam keadaan yang sulit sekalipun. Meski ituternyata sulit untuk dilakukan pada saat juga menjadi malaikat bagi keluarganya saatsituasi dalam kekacuan. Menjadi benteng dalamkeluarga saat anak-anak melakukan kasih sayang ibu dan cinta kasihnya yangmembuat kalbu menjdi lebih sejuk. Perlawananterhadap kekejaman semakin mengelora denganuntaian doa yang terus ibu menjadi wakil tuhan di bumi. Menjadipembawa amanah tuhan yang sangat istimewa. Saatsituasi keamanan begitu rumit, hanya pelukan Dian Anggraini Kajian Intertekstual terhadap Puisi-Puisi tentang IbuSIROK BASTRA, Vol. 5 No. 2, Desember 2017 171—179 176seorang ibu yang mampu menentramkan segalakegundahan Ainun Najib melalui puisiberjudul “Bunda Airmata” menganalogikan airmatasebagai salah satu kelebihan yang ibu miliki. Airmata bukan lagi simbol sebuah kelemahanmelainkan salah satu bentuk kelembutan yang hanyadimiliki oleh seorang ibu. Puisi ini memilikipersfektif yang berbeda dengan penyair sebelumnyakarena Emha berusaha menguatkan sensitifitasseorang AirmataKalau engkau menangisIbundamu yang meneteskan air mataDan Tuhan yang akan mengusapnyaKalau engkau bersedihIbundamu yang kesakitanDan Tuhan yang menyiapkan hiburan-hiburanMenangislah banyak-banyak untuk IbundamuDan jangan bikin satu kalipun untukmembuat Tuhannaik pitam kepada hidupmuKalau Ibundamu menangis, para malaikatmenjelmabutiran-butiran air matanyaDan cahaya yang memancar dr airmataibundamembuat para malaikat itu silau dan marahkepadamuDan kemarahan para malaikat adalahkemarahan sucisehingga Allah tidak melarang mereka tatkalamenutup pintu sorga bagimuEmha Ainun Najib dalam puisi ini berpandanganbahwa air mata ibu merupakan simbol dari kasihsayangnya. Segala yang terjadi pada buah hatinyatentu akan lebih terasa oleh ibu. Air mata adalahsebagai wujud dari perasaanya cinta kasih air mata tersebut tentu tak luruhsia-sia. Bahwa Allah sang maha pencipta telahmenyiapkan sebuah tempat yang paling indah bagiibu yang memberikan segenap kasih sayangnya. Ibusesungguhnya adalah wakil tuhan di muka menyatakan bahwa seorang anak haruslahberkorban tiada henti meski itu pun tak kan mampumembalas segala jasa yang telah diberikan. Penyairjuga mengingatkan untuk tidak membuat seorangibu menjadi sedih. Larangan tentang memberikanperlakuan yang tidak baik ini terukir dalam ayatAlquran Surat Al Israa Dan Rabb-mu telah memerintahkan agar kamujangan beribadah melainkan hanya kepada-Nya danhendaklah berbuat baik kepada ibu-bapak. Jikasalah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalampemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlahengkau mengatakan kepada keduanya perkataan“ah” dan janganlah engkau membentak keduanya,dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yangbaik. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanyadengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, YaRabb-ku, sayangilah keduanya sebagaimana merekaberdua telah mendidik aku pada waktu kecil.”Al-Israa’23-24.Serupa dengan Wiji Thukul, Emha Ainun Najibjuga menyatakan bahwa ibu selaksa wakil-Nya dimuka bumi. Bahkan seandainya, ia bersedih makamalaikat pun turut bersedih. Marahnya ibumarahnya malaikat, begitupula senangnya ibumenjadi senangnya seorang ibu tentu saja tidak terjaditanpa alasan. Maka, seandainya seorang ibu marahdiumpamakan seperti malaikat. Ketika malaikatmarah, Allah tidak akan melarang, andaikan pintusurga pun tertutup bagi anak yang durhaka.“dankemarahan para malaikat adalah kemarahansuci/sehingga Allah tidak melarang merekatakkala/menutup pintu surga bagimu”Pemilihan diksi malaikat tak lain dan tak bukankarena malaikat merupakan mahluk Allah yangpaling taat dan suci. Malaikat sebagai menjaga ibukarena secara nyata ibu mendapat tempat yangkhusus di dalam Alquran Surah Al Luqman 14.“Dan Kami perintahkan kepada manusiaberbuat baik kepada dua orang ibu-bapaknya;ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemahyang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalamdua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada Dian Anggraini Kajian Intertekstual terhadap Puisi-Puisi tentang IbuSIROK BASTRA, Vol. 5 No. 2, Desember 2017 171—179 177dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulahkembalimu.” Mustofa Bisri dalam puisisnya berjudul“Ibu” mengambarkan ketergantungan anak terhadapseorang ibu. Tanpa seorang ibu anak bukan siapasiapa. Tidak pula menjadi mahluk yang bernamamanusia dengan pengetahuan yang kuat untukmenghadapi kehidupan yang penuh dengankepelikkan. Secara lengkap puisi Gusmus Kaulah gua teduhTempatku bertapa bersamamu sekian lamaKaulah kawah,Darimana aku meluncur dengan perkasaKaulah bumi, yang tergelar lembut bagikumelepas lelah dan nestapaGunung yang menjaga mimpiku siang danmalamMata air yang tak brenti mengalirMembasahi dahagakuTelaga tempatku bermainBerenang dan menyelamKaulah, ibu, laut dan langitYang menjaga lurus horisonkuKaulah, ibu, mentari dan rembulanYang mengawal perjalanankuMencari jejak surga di telapak kakimuTuhan, aku bersaksiIbuku telah melaksanakan amanatMuMenyampaikan kasih sayangMuMaka kasihilah ibukuSeperti Engkau mengasihi kekasih-kekasihmuAminPuisi ini diwarnai dengan hasil kontemplasipenyair terhadap pandangannya pada sosok seorangibu. Betapa Gus Mus dengan ungkapan batinmendalam menyatakan bahwa ibulah yang selaluberada di dekat kita dari sejak dalam kandunganhingga menapaki kaki menuju surganya Mus mengandaikan sosok Ibu dengan diksigua,kawah, gunung, dan mata air. Menyimbolkanpula dengan telaga, laut dan langit,mentari danrembulan. Diksi tersebut memiliki makna yangbegitu dalam, menandakan bahwa sosok ibubukanlah wanita yang sekadar melahirkan anak didunia tetapi juga menjadi segala yang gua atau tempat berlindung ketika anakberada dalam kandungan serta diibaratkan sebagaikawah yang mengeluarkan si aku lirik anak di bumi, ibu pula lah yangmemberikan bimbingan. Menegur jika berbuatsalah, memberikan kesejukkan dalam kepayahan,mengarahkan anak mengapai cita-cita juga menjadi tempat anak mengetahuitentang banyak hal baik dan buruk kehidupan.“telaga tempatku bermain/berenang danmenyelam”. Ibu pulalah yang membimbing anak-anak untuk mendapatkan ilmu yang bagi diri sendiri atau orang pengetahuan agama sehingga mampumenjadi insan kamil, yang mampu meraih akhir bait, Gus Mus melalui larik-larik berisitentang kesaksian seorang anak kepada tuhannyatentang seorang ibu seolah menegaskan bahwa ibutelah berbuat yang terbaik. Melalui doa yangdipanjatkan, aku lirik berdoa ibu akan mendapattempat terbaik dan menjadi salah satu kekasih puisi penyair besar Indonesia yang berasaldari berbagai angkatan berbicara mengenai sosok ibudari persfektif yang beragam. Pandangan tersebutmerupakan mosaik dari pengalaman batin terhadapsosok ibu. Pengalaman batin tersebut diperkaya pulaoleh ilmu agama yang secara nyata memberikantempat yang sangat istimewa bagi seorang semua agama menyatakan bahwa ibumerupakan wanita pilihan, wakil tuhan dalam pandangan Amir Hamzah air yangselalu mengalir sanubari setiap insan. Membuangkemarahan dalam diam untuk memberikan waktu Dian Anggraini Kajian Intertekstual terhadap Puisi-Puisi tentang IbuSIROK BASTRA, Vol. 5 No. 2, Desember 2017 171—179 178mengevaluasi diri. Namun, akan memberikan berjutakehangatan. Menjadi beragam apa yang dapatdiberikan agar kebahagiaan seorang anak Anwar pun menjadikan puisi Amir Hamzahmenjadi hipogram. Chairilmengatakan bahwa ibumelakukan banyak dengan satu tujuan yang kepribadian seorang anak. Memberikanpembelajaran agar lebih bertanggungjawab meskikerap mendapat persepsi yang berbeda. Allahsebaik-baik penolong umatnya. Ibu yang selalumendoakan anaknya di seperti putranya berbakti kepada orang tua dansaleh/ juga menjadi tonggak pembentukan karakterseorang anak. Ibulah yang mengajarkan anak tentangagama. Keyakinan dan tuntutan hidup. Ibu jugamenjadi orang pertama yang menderita saat anak-anaknya terjatuh dan terjerembab. Ibu yang berusahatersenyum diantara kepahitan yang mendera. Bahkanibu, dalam pandangan Wiji Thukul, adalah wujuddari kekuatan rakyat kecil yang kerap mendapatkanperlakuan yang tidak berpihak pada rakyat mata yang lekat dengan sensifitas seorangwanita diubah menjadi satu kekuatan. Kekuatanseorang ibu dalam menjalani dan membesarkanputranya. Oleh karena itu, ibu tak patut mendapatkanperlakuan yang tidak baik dari putranya. Alquransebagai pedoman bagi umat islam secara jelas telahmenyatakan larangan bagi seorang anakmemperlakukan orang tua tidak itu, ibulah yang menjadi satu-satunyatempat bergantung bagi anak-anaknya. Menjadisemua yang dibutuhkan oleh semua buah yang memiliki kasih sayang tiada batas dankekuatan yang tak terkalahkan. Pantas kiranyamenjadi salah satu penghuni surganya Allah. Doaanak saleh dan saliha menjadi salah satu jalanmenuju tempat terindah SIMPULANKelima penyair tersebut berpandangan bahwa Ibumerupakan wanita istimewa yang dikirim Tuhan kemuka bumi. Tak kenal lelah dan upaya untuk terusmelindungi buah Anwar pun menjadikan puisi AmirHamzah menjadi hipogram. Chairil mengatakanbahwa ibu melakukan banyak dengan satu tujuanyang jelas. Membentuk kepribadian seorang Thukul mengambarkan Ibu sebagai malaikatyang berada di Bumi. Hal ini juga dinyatakan EmhaAinun Najib. Ia mengungkapkan bahwa ibu selaksawakil-Nya di muka bumi. Apa yang terjadi dalamdiri Ibu, akan terjadi juga pada malaikat. Begitupuladalam puisi Gus Mus. Ibu menjadi sosokpembimbing anak-anak untuk menyelami semuailmu. Puisi Gus Mus menutup puisi dengan seuntaidoa tulus dari semua anak-anak untuk wanitaistimewa bernama PUSTAKAAnonim. 2006. Al Quran dan Terjemahannya Departemen Agama RI. Jakarta Pustaka Agung 2014. “Puisi Penyair Indonesia,” dalam diakses16 Desember Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta FBS Universitas Negeri Rachmat Pengkajian Puisi. Yogyakarta Gadjah Mada University Rachmat Djoko. 2007. Beberapa Teori Sastra, Metode Kritik, dan Penerapannya. Yogyakarta Nyoman Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta Pustaka Pelajar. Dian Anggraini Kajian Intertekstual terhadap Puisi-Puisi tentang IbuSIROK BASTRA, Vol. 5 No. 2, Desember 2017 171—179 179Riffaterre, Semiotics of Poetry. London Indiana of University Okke 2008. Semiotik dan Penerapannya dalam Karya Sastra. Pusat Bahasa Jakarta. Dian Anggraini Kajian Intertekstual terhadap Puisi-Puisi tentang IbuSIROK BASTRA, Vol. 5 No. 2, Desember 2017 171—179 180 ResearchGate has not been able to resolve any citations for this has not been able to resolve any references for this publication.
LihatJuga. PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG TAYANGAN MISS IMPIAN DI INDOSIAR (Studi pada ibu – ibu rumah tangga dan remaja putri komplek Ariesmunandar 3 Malang) oleh: CARMILA, YASMINE Terbitan: (2009) PROSES KOMUNIKASI INTERPERSONAL SEORANG IBU DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK (Studi pada Wanita Karir dan Ibu Rumah Tangga diHalo, nama saya Imaniawan. Saya seorang penulis profesional dan saya ingin membuat artikel ini untuk memberikan contoh teks deskripsi tentang ibu. Ibu adalah sosok yang sangat penting dalam kehidupan kita, oleh karena itu saya ingin memberikan inspirasi kepada pembaca untuk menulis deskripsi tentang ibu mereka sendiri. Ibu saya adalah sosok yang sangat istimewa dalam hidup saya. Dia adalah orang yang selalu ada untuk saya dalam segala situasi, baik itu dalam kebahagiaan maupun kesedihan. Ibu saya adalah sosok yang sangat sabar, tulus, dan mengerti. Dia selalu memberikan dukungan dan motivasi untuk saya, bahkan ketika saya merasa putus asa. Ibu saya adalah seorang wanita yang sangat cantik. Dia selalu tampil modis dan elegan, bahkan dalam situasi yang sederhana sekalipun. Ibu saya juga sangat pandai memasak. Setiap kali dia memasak, aroma makanannya selalu menggugah selera dan rasanya sangat enak. Ibu saya juga sangat peduli dengan kesehatan keluarga. Dia selalu memastikan bahwa kami makan makanan yang sehat dan bergizi, serta selalu mengajak kami berolahraga. Ibu saya adalah sosok yang sangat tangguh dan kuat. Dia selalu bisa menghadapi masalah dengan kepala yang dingin dan tegas. Selain itu, ibu saya juga sangat pandai dalam mengelola keuangan keluarga. Dia selalu bisa mengatur pengeluaran keluarga dengan baik, sehingga kami selalu memiliki cukup dana untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu saya adalah sosok yang sangat bijak dalam mengambil keputusan. Ibu saya adalah sosok yang sangat religius. Dia selalu mengajarkan nilai-nilai agama kepada kami sejak kecil. Dia selalu membimbing dan mengarahkan kami untuk selalu berbuat baik kepada sesama dan menjalankan ajaran agama dengan benar. Sekian deskripsi tentang ibu saya. Semoga artikel ini bisa memberikan inspirasi kepada pembaca untuk menulis deskripsi tentang ibu mereka sendiri. FAQ Bagaimana cara menulis deskripsi tentang ibu? Anda bisa mulai dengan membuat daftar sifat dan karakteristik ibu Anda. Kemudian, Anda bisa mengembangkan daftar tersebut dengan membuat kalimat-kalimat yang lebih panjang. Apakah saya harus menyertakan kisah-kisah tentang ibu saya dalam deskripsi? Tentu saja. Kisah-kisah tentang ibu Anda bisa membuat deskripsi Anda menjadi lebih hidup dan menarik. Apakah saya harus menggunakan bahasa formal dalam deskripsi? Tidak perlu. Anda bisa menggunakan bahasa yang Anda sukai, asalkan bisa mengekspresikan perasaan dan pikiran dengan baik. Apakah saya bisa menambahkan gambar dalam deskripsi? Tentu saja. Gambar bisa membuat deskripsi Anda menjadi lebih menarik. Apakah saya harus menulis deskripsi yang panjang? Tidak perlu. Yang penting adalah Anda bisa mengekspresikan perasaan dan pikiran dengan baik dalam deskripsi Anda. Apakah deskripsi tentang ibu hanya bisa ditulis oleh anak perempuan? Tidak. Anak laki-laki juga bisa menulis deskripsi tentang ibu mereka. Apakah saya harus menulis deskripsi tentang ibu sendiri? Tidak. Anda bisa menulis deskripsi tentang ibu orang lain yang Anda kenal dengan baik. Apakah saya harus menulis deskripsi tentang ibu yang sudah meninggal? Tentu saja. Anda bisa menulis deskripsi tentang kenangan Anda dengan ibu yang sudah meninggal. Pros Menulis deskripsi tentang ibu bisa membuat kita lebih menghargai dan menyadari betapa istimewanya sosok ibu dalam hidup kita. Selain itu, menulis deskripsi tentang ibu juga bisa menjadi cara untuk mengungkapkan perasaan kita kepada ibu. Tips Berikut adalah beberapa tips yang bisa membantu Anda dalam menulis deskripsi tentang ibu Buatlah daftar sifat dan karakteristik ibu Anda Gunakan bahasa yang mudah dipahami Tambahkan kisah-kisah tentang ibu Anda Tulis dengan perasaan Cek kembali tata bahasa dan ejaan Gunakan gambar untuk membuat deskripsi lebih menarik Tulis dengan jujur dan tulus Sampaikan perasaan Anda dengan jelas dan lugas Summary Menulis deskripsi tentang ibu adalah cara yang baik untuk mengungkapkan perasaan kita kepada ibu. Dengan menulis deskripsi, kita bisa lebih menghargai dan menyadari betapa istimewanya sosok ibu dalam hidup kita. Selain itu, menulis deskripsi tentang ibu juga bisa menjadi cara untuk mengungkapkan perasaan kita kepada ibu. contoh deskripsi teks tentang Langkahlangkahnya sebagai berikut. 1. Guru membentuk kelompok dengan anggota 2-3 orang. 2. Setiap kelompok memilih teks deskripsi di atas yang akan diceritakan dengan. berperan sebagai reporter atau pembawa acara wisata di televisi. 3. Setiap kelompok memberi nama kelompoknya . Contoh Descriptive Essay tentang Ibu dalam Bahasa Inggris dan Artinya – Tahukah kalian apa yang itu descriptive essay? Mungkin yang sering kalian dengar adalah descriptive text sedangkan descriptive essay hanya beberapa orang saja yang tahu atau bahkan baru pertama kali dengar. Sebenarnya, descriptive essay tidak jauh beda dengan teks descriptive, namun pada descriptive essay dijelaskan lebih detail seperti menulis sebuah essay. Berikut ini contoh descriptive essay tentang ibu untuk memudahkan kalian memahami apa itu descriptive essay. My Mom is My Heaven Everybody has a special and important someone in their life. A woman who give a spirit in our life. She like a sun which light the earth and a source in the desert. No word that can describe her in our heart. A pearl in sea can not change her position in my heart. Someone who never forget and never change in our life. A woman is written three times in Koran. A wonderful woman who birth everyone in the earth. A heaven in the earth. Even, there is a motto which says “The heaven under mother foot”. The word is a pray for our life. She is a mother. Everybody has a different characteristic about their mother. My mother has three physical characteristics that everybody want to be like her. First, she has a wonderful face like a flower in the autumn. Her face can shine like a diamond. A white of the cotton is suitable to describe her. A princess in my heart has a pointed nose like a Mountain Alphen. Everybody will be jealous with her. They want have a beautiful nose like my mother. She has eyes is very pure like a tears in the mountain. Her eyes like a fairy’s eyes. We can be charmed look her eyes. She has cheeks is very chubby like a moon that rise shyly and an eggs is very delicious. Everybody will feel hungry if see her cheeks. She has a shiny hair like a shampoo stars. Everybody dreams have the hair like my mother’s hair. Her hair like a Cleopatra’s hair. Her lips is very sexy like Jessica Alba. Her face can defeat everything in the world. I find a diamond if looked her face like meet my first love in my life. Second, her body is not big and not to small. My sweetheart has a medium body like Oprah Winfrey. But, my father see her like Inneke Koeserawati. She is a perfect person in my father’s heart. She had beautiful nails. My mom always takes care it every day. Her skin is very smooth like a silk. My mom has a nice foot. Her foot is very clean. She walks like a princess is coming in party. She stamped her foot beautifully like a model in the catwalk. Everybody is very admiring to look her. Everybody dreams to have a body like my mom. I am very lucky to be her child. Nobody can not compete my mother. Her body can make everybody is crazy to look her body. Third, my mom has a crispy voice like Celine Dion in song “My Heart will Go On”. Her voice can make everybody happy to hear her voice. The winners of American Idol learn technique about a sound from my mother. My mom becomes idol in my country and in the world. she like a star in the earth. The star is very shining in my heart like a lamp in the dark. Her voice like a chirp of the bird. A sound of violin is suitable to change her voice. We will thirsty if we do not hear her voice. Forth, my sweetheart has a good smell like a jasmine. Everybody want to close her. After that, the smell of the flower in world is not enough to change her smell. Her smell like a cake that is very delicious. We never find the same smell like my mother. My mother becomes a odor in my heart. We like in the heaven if we meet her. I am not regret have a wonderful mom. I will tell my beautiful mom to my child and my grandchild future. Everybody has a different characteristics about their mother. Every mother has some Interesting characteristics which make me proud to be her daughter. My mother is my figure in my life. I never forget her service to me. She is number one in my heart. I am very love her. Artinya Ibuku adalah Surgaku Semua orang memiliki seseorang yang istimewa dan penting dalam hidup mereka. Seorang wanita yang memberikan semangat dalam hidup kita. Ibu seperti matahari yang menerangi bumi dan sumber di padang gurun. Tidak ada kata yang bisa menggambarkan ibu dalam hati kita. Mutiara di laut tidak dapat mengubah posisinya di hati saya. Seseorang yang tidak pernah lupa dan tidak pernah berubah dalam hidup kita. Seorang wanita ditulis tiga kali dalam Al-Quran. Seorang wanita indah yang melahirkan setiap orang di bumi. Surga di bumi. Bahkan, ada motto yang mengatakan “The surga di bawah kaki ibu”. Kata adalah berdoa untuk kehidupan kita. Dia adalah seorang ibu. Semua orang memiliki karakteristik yang berbeda tentang ibu mereka. Ibu saya memiliki tiga karakteristik fisik yang ingin semua orang menjadi seperti beliau. Pertama, ia memiliki wajah yang indah seperti bunga di musim gugur. Wajahnya bisa bersinar seperti berlian. Sebuah putih kapas ini cocok untuk menggambarkan dirinya. Seorang putri dalam hati saya memiliki hidung runcing seperti Gunung Alphen. Semua orang akan cemburu dengannya. Mereka ingin memiliki hidung cantik seperti ibu saya. Ibuku memiliki mata yang sangat murni seperti air mata di gunung. Matanya seperti mata peri itu. Kami dapat terpesona melihat matanya. Ibuku memiliki pipi yang sangat tembem seperti bulan yang baru muncul dan sebuah telur yang lezat. Semua orang akan merasa lapar jika melihat pipinya. Ibuku memiliki rambut berkilau seperti bintang sampo. Semua orang bermimpi memiliki rambut seperti ibuku. Rambutnya seperti rambut Cleopatra. Bibirnya sangat seksi seperti Jessica Alba. Wajahnya bisa mengalahkan segala sesuatu di dunia. Saya menemukan berlian jika melihat wajahnya seperti bertemu cinta pertama dalam hidup saya. Kedua, tubuhnya tidak besar dan tidak kecil. Ibuku memiliki tubuh menengah seperti Oprah Winfrey. Tapi, ayah saya melihatnya seperti Inneke Koeserawati. Ibuku adalah orang yang sempurna dalam hati ayahku. Dia memiliki kuku yang cantik. Ibuku selalu merawatnya setiap hari. Kulitnya sangat halus seperti sutera. Ibuku memiliki kaki yang bagus. Kakinya sangat bersih. Dia berjalan seperti seorang putri yang akan datang di pesta. Dia menghentakkan kakinya indah seperti model di catwalk. Semua orang sangat mengagumi untuk melihatnya. Semua orang bermimpi untuk memiliki tubuh seperti ibuku. Saya sangat beruntung menjadi anaknya. Tidak ada yang tidak bisa menandingi ibuku. Tubuhnya bisa membuat semua orang gila untuk melihat tubuhnya. Ketiga, ibuku memiliki suara renyah seperti Celine Dion pada lagu “My Heart akan Go On”. Suaranya bisa membuat semua orang bahagia jika mendengar suaranya. Para pemenang American Idol mempelajari teknik tentang suara dari ibuku. Ibuku menjadi idola di negara saya dan di dunia. Beliau seperti bintang di bumi. Bintang ini sangat bersinar di hati saya seperti lampu dalam kegelapan. Suaranya seperti kicauan burung. Sebuah suara biola cocok untuk mengubah suaranya. Kami akan haus jika kita tidak mendengar suaranya. Keempat, kekasihku memiliki bau yang baik seperti melati. Semua orang ingin mendekati dirinya. Setelah itu, bau bunga di dunia tidak cukup untuk menggantikannya. Baunya seperti kue yang sangat lezat. Kami tidak pernah menemukan bau yang sama seperti ibuku. Ibuku menjadi pengharum di hati saya. Kami seperti berada di surga jika kita bertemu. Saya tidak menyesal memiliki ibu yang cantik. Aku akan memberitahu ibuku yang cantik kepada anak saya dan cucu saya di masa depan. Semua orang memiliki karakteristik yang berbeda tentang ibu mereka. Setiap ibu memiliki beberapa karakteristik menarik yang membuat saya bangga menjadi putrinya. Ibuku adalah panutan dalam hidup saya. Aku tidak pernah lupa jasa-jasanya kepadaku.. Beliau adalah nomor satu di hati saya. Saya sangat mencintainya. Ibu memang tidak dapat tergantikan oleh siapapun. Beliau mengandung kita selama sembilan bulan di kandungan, mengurus kita dari kecil sehingga kita bisa berjalan, berbicara, berlari, dll. Begitu besar pengorbanan seorang ibu. Beliau rela mengorbankan kebahagiaannya demi anaknya. Tentunya setiap orang memiki seorang ibu yang sangat spesial bagi mereka dan menggambarkannnya sebagai sosok yang begitu istimewa dan melegenda sepanjang hidup.
Iaselalu mengajarkan kepada anak-anaknya tentang arti berbagi dalam keluarga. Ia adalah sosok ibu yang bertutur bijak dan sederhana. Seorang ibu pasti sangat menyayangi anak-anaknya. Kasih seorang ibu sepanjang masa, kasih seorang anak sepanjang usia. multi kolinieritas. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif, analisisPada hari ibu ini Saya ingin mengucapkan selamat hari ibu yang ke- 81. yang selalu sabar membimbingkan kami. memang banyak dosa yang telah kami lakukan kepadanya, tapi kami selalu sayang dan cinta kepada dia . selamat hari ibu untuk ibu yang kami sayangi . Mungkin di dunia ini tak ada yang pernah memahami hati dan perasaan seorang Ibu itu seperti apa, kecuali dia seorang perempuan yang pernah melahirkan. Dalam kesempatan kali ini ijinkan saya untuk berurai kata tentang sosok seorang Ibu. Di mata saya sosok ibu adalah seseorang yang paling pandai menyembunyikan kegelisahan, keresahan, kepenatan, dan perasaan negatif lainnya dihadapan putra dan putrinya. Karena mungkin naluri seorang Ibu yang begitu adanya, memancarkan rona cinta yang bersemayam kala senang ataupun sedih. Sampai terkadang kesabaran seorang Ibu melampaui garis batas ketika menutupi segala kepahitan dengan menelannya bulat-bulat. Ibu adalah bumi untuk surga kehidupan. Menancapkan sari pati kehidupan dengan bahasanya sendiri. Usap lembut tangannya tak akan pernah lekang dan menghilang. Saat bertemu titik nadir kehidupan maka bahasa Ibu lah yang akan berbicara. Naluri seorang Ibu akan senantiasa mendorong anaknya bangkit dari lembah terbawah bumi ini. Ibu adalah kekuatan maha dahsyat. Terlepas itu juga bahwa ibu adalah juga sosok manusia biasa yang mungkin berlaku salah dan dzalim kepada anak-anaknya, bagi saya ibu adalah ibu Yang tak pernah lelah menjaga saya ketika saya sakit, memelukku ketika saya sedih, menasehati saya ketika saya salah arah, Dan yang pasti selalu mendoakanku saat saya lelap tertidur, saat saya menikmati kesalahan saya, dan juga saat saya mungkin berlaku kasar pada ibu. Dan yang membuat saya percaya adalah, ibu tak pernah berhenti berdoa untuk anak-anaknya mungkin/bahkan sampai akhir hayatnya. Rasul menyebut kata “ibu” sebagai sosok yang patut mendapat penghormatan anak-anaknya sampai 3 kali. Menurut saya 1. karena ibu mengandung kita 2. setelah melewati masa kehamilan tibalah masa melahirkan. seorang ibu bertaruh nyawa demi anak yang dilahirkan. 3. Karena sosok ibu harus menyusui, menyapihnya hingga 2 tahun artinya memberikan makanan terbaik yang mana makanan tersbut tidak diperjualbelikan sehingga untuk mendapatkannya harus dengan pengorbanan yang sangat mahal. ini adalah puncak dari segala kelelahan tadi. Menurut saya lagi, fase ketiga ini adalah fase seumur hidup karena difase inilah sosok ibu akan terus menjaga, mendoakan, melindungi anak-anaknya hingga ajal pada fase ini jugalah sosok ibu tidak pernah mengenal kata lelah demi kebahagiaan putra-putrinnya Kembali saya juga bercermin pada sosok ibu Terbaik di dunia ini. Keikhlasan Ibu............. Siapa pun orangnya, dari bangsa mana pun dia, mempunyai nilai universal tentang seorang ibu. Tidak peduli kalangan berpendidikan tinggi atau rendah, kelas ekonomi atas maupun ekonomi paling bawah,semua akan tersentuh manakala di hadapannya diperlihatkan sosok seorang ibu. Ibu yang tegar, mencintai dengan tulus, rela mengorbankan apa pun demi kebahagiaan anaknya. Cinta yang ikhlas. Cinta yang total. Tidak ada cinta yang melebihi ketulusan cinta seorang ibu. Mencintai adalah memberi. Ikhlas adalah melepas keinginan untuk dibalas. Seorang ibu akan memberi apa pun yang dia punya tanpa sedikit pun mengharapkan balasan dari anak-anaknya. Seorang ibu akan merasakan kebahagiaan yang berlimpah manakala melihat anak-anaknya mampu tertawa lepas. Lepas dari beban kehidupan, Beban itu cukup lah jadi 'beban' ibu saja. Begitu totalitasnya seorang ibu terhadap kebahagiaan sang buah hati, maka hanya Tuhan yang mampu membalas keikhlasannya. Tidak ada seorang anak di dunia mana pun yang bisa membalas jasa ibunya. Maka jangankan seorang anak durhaka kepada ibunya, hanya berkata 'ah' saja kepada sang ibu, sudah membuat Allah murka kepada seorang anak. Dan jika seorang anak berani menyakiti hati sang ibu berarti dia langsung berhadapan dan menantang sang pencipta. Kita semua tentu sudah tahu resikonya Hidupnya tidak mungkin bahagia dan berkah. Dan saya rasa, sosok ibu dalam mencintai anak-anaknya tidak ada yang berpikir bahwa itu akan menjadikannya sosok yang dimuliakan dimata Allah SWT. Artinya sosok ibu adalah sosok yang paling tulus dan ikhlas dalam mencintai serta mengasihi putra-putrinya. Saya berharap penyampaian saya ini bisa menjadikan kita semua manusia yang rasional dan realistis dalam menghadapi persoalan hidup Termasuk permasalahan hidup dengan orang tua. Di mana mereka adalah sosok yang sangat berperan atas keberadaan kita di dunia. \ Banda Aceh, 23 Desember 2009 Teungku Helmi Ketua Forum Anak Banda Aceh E-mail helmi_clever forumanak_bandaaceh DeskripsiFilm Secara Umum Film Iqro`: ialah sebuah buku dengan judul “Tsurayya” yang berisikan informasi tentang sosok Tsurayya yang merupakan seorang Astronot wanita kebanggaan Indonesia. Tsurayya (Maudy Koesnadi) sedang melakukan penelitian tanaman untuk dikirim ke ruang angkasa. Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan contoh teks deskripsi tentang ibu. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu anak didik dalam memnacri referensi tentang ibu. Dan harapannya, apa yang admin bagikan kali ini dapat memberikan dampak baik bagi perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami dan membuat contoh teks deskripsi yang menarik tentang ini. Adapun contoh teksnya adalah sebagai berikut. Ibu Surgaku Perkenalkan namaku adalah Ananta. Saya memiliki seorang ibu yang bernama Ida. Ibu sangat baik kepada kami semua di rumah. Ibu memiliki wajah yang sangat cantik. Warna rambutnya hitam panjang dan lurus bak artis terkenal. Ibu memiliki hidung yang mancung seperti Angelina Jolie. Ibu memiliki warna kulit putih bersih. Wajarlah ibu memiliki warna kulit yang putih dan bersih karena beliau sangat memperhatikan dirinya. Walaupun ibu hanya bekerja sebagai guru tetapi ibu sangat sayang bukan kepada kami saja. Ibu selalu memperlakukan anak didiknya seperti beliau memperlakukan kami di rumah. Selain ibu ahli dalam mendidik baik di rumah atau di sekolah. Ibu juga sangat pandai memasak apa pun yang ibu masak pasti enak. Tidak heran kalau ayah selalu rindu dengan masakan Ibu jika ayah lagi dinas keluar kota. Bukan hanya ayah aku dan adikku bernama Anandi juga sangat menyukai masakan ibu. Selain enak masakan ibu juga di jamin sehat karena semuanya dikerjakan dengan prosedur yang baik dan higenis. Makanan yang paling aku suka dibuatkan ibu adalah nasi goreng pakai sosis, sedangkan adikku Anandi paling suka dibuatkan telur goreng ala ibu. Selain memasak ibu juga memiliki kelebihan lain yaitu beliau bisa menjahit. Di waktu luang ibu selalu membuat baju untuk kami. Jadi, hampi semua baju seragam yang kami gunakan ke sekolah ibulah yang membuatnya. Hasil karya ibu tak kalah bagus dengan kualitas pabrik, selain kualitasnya terjamin modelnya juga sangat menarik. Dan yang paling saya suka di ibu adalah beliau tidak pelit. Apapun yang kami minta jika memang itu adalah sebuah kebutuhan pasti ibu kabulkan permintaan kami. Selain itu, ibu juga sangat suka membantu tetangga-tetangga kami. Setiap hari ibu selalu memberikan atau berbagi makanan kepada tetangga kami yang bernama Pak Pali. Tetangga kami ini sudah lama ditinggal oleh anak dan istrinya pulang ke Jawa. Jadi, hanya dia seorang diri di rumah reotnya. Melihat kondisi seperti itu ibu langsung iba. Kadang dalam hati aku bertanya siapakah sebenarnya ibu ini, karena bagiku beliau adalah bidadari yang telah dikirimkan oleh Tuhan masuk ditengah-tengah keluarga kami. Ah, jadi penasaran juga seperti apalah usaha ayah dulu mendapatkan bidadari seperti ibuku ini. Semoga ibu selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang dalam hidup. Sehingga kami selalu bisa merasakan sentuhan dan kasih sayangnya. Kelak aku akan mencari pasangan hidup yang seperti ibu. Karena bagiku ibu adalah surga bagiku dan keluargaku. Terima kasih ibu atas kebaikanmu kepadaku. Maafkan jika aku memiliki kesalahan. Aku janji akan menjadi anak yang baik. Berharap suatu saat nanti akan bisa membalas semua kebaikanmu. Aku mencintai ibu. Demikianlah yang dapat admin bagikan tentang contoh teks deskripsi tentang ibu. Semoga apa yang admin bagikan kali ini bermanfaat buat kemajuan belajar anak didik dalam memahami contoh teks deskripsi tentang ibu ini. Selamat belajar dan semoga sukses. BukuTentang Kamu karya Tere Liye dicetak ulang dengan tampilan desain sampul baru pada 2021. Berikut detail buku tersebut. Jumlah halaman : 503. Tanggal terbit : 4 Februari 2021. ISBN : 9786239554569. Bahasa : Indonesia. Penerbit : Penerbit Sabak Grip. Berat : 0,41 kg.
IBU. Ia dikuatkan bahunya untuk menjaga sang buah hati. Dilembutkan hatinya untuk memberi rasa aman, dan diteguhkan kepribadiannya untuk terus berjuang saat yang lain menyerah. Siapakah Sosok Ibu di Mata Kita? Siapa yang tidak mengenal namanya? Bahkan saat namanya disebut, wajah seseorang yang selama ini mengasuh kita akan seketika muncul dalam pikiran. Semesta mengenal kata ibu, meski dengan bahasa yang berbeda. Beberapa makhluk hidup mungkin menyebutnya sebagai induk. Sedangkan manusia, akan menyebutnya dengan berbagai penggilan. Begitu besarnya perngorbanan seorang ibu, sampai diistimewakan harinya. Mereka memiliki hari yang disebut sebagai “hari ibu”. Pada hari itu, seorang ibu banyak mendapatkan pujian. Pada hari itu, seorang ibu banyak menuai kata-kata manis. Karena itu, dalam rangka Hari Ibu, Saya mencoba bertanya pada teman-teman saya di PTPP, tentang apa arti ibu sesungguhnya. Makna ibu membanjir dengan berbagi kata dan istilah dari mulut teman-teman saya. Berikut petikan arti ibu menurut mereka “My everything. Tempat kita belajar banyak hal. Ibu merupakan Role model bagi saya.” Nurfi “Orang pertama yg akan selalu tau apa yg terjadi pada kita, tanpa kita bilang sekalipun.” Dinda “Ibu itu wonder woman. Wanita yang kuat dan tangguh. Wanita yg tulus ,merawat, menyayangi, mencintai, menerima kekurangan, mendidik, dan memahami anaknya dalam beproses.” Nyoman “Yang menyayangiku, yang merawatku waktu sakit, yang melahirkan, yang suka bergosip denganku, yang telpon aku kalau malem aku belum pulang, yang manggil dari luar rumah kalau aku lagi sama temen main diluar.” Putri “Mengajarkan arti ketulusan, melalui kasih saying. Meski marah, tetep peduli dan tak pnh hilang tulus kasihnya. Meski orangnya ga ada, masih terasa kaih sayangnya..” Dilla “Segalanya buat aku. Hidup aku. Yang selalu ada buat aku. Sosok yang selalu aku idolakan.” Mika “Pahlawanku, lentera hidupku.” Hakim “Wanita yg patut dicontoh. Kasih sayangnya tulus, dan kasih ibu tak terhingga sepanjang masa. Nggak bisa diungkapkan dgn seribu kata. Ibu itu penuh ketulusan, role model bagi anaknya, sosok wanita penyayang yg akan melakukan apapun demi anaknya.” Nindi “Ibu adalah rumah. Sekolah pertama untuk anak-anaknya. Contoh yang baik. Yang mengerti masing-masing anaknya satu persatu. Yang tidak pernah berhenti mencurahkan kasih sayang dan tenaga untuk kesuksesan keluarganya. Yang tidak pernah lelah meski sering marah. Ibu adalah segalanya bagi setiap anak.” Sasa Ibu merupakan pegangan, tempat bersandar, pengingat, dan rumah tempat kembali segala suka dan sedih.” Rudi “Ibu mampu menjadi sosok yang kuat dengan hati yang lembut dan paras yang indah seperti pohon dengan batang yang kuat, daun yang lembut, dan bunga yang indah.” Antero “Ibu ibarat sebuah rautan pensil dan penghapus. Saya baginya adalah pensil. Tanpa ibu saya takkan memiliki manfaat apa-apa. karena tanpa diraut oleh ibu, saya tidak akan bisa sebermanfaat seperti ini. karena tanpa dihapus oleh ibu, saya hanya akan menyesali kesalahan yang saya perbuat. Satu ungkapan untuk ibu, terima kasih.” Ghozi Bahkan ada yang tidak sanggup mengungkapkan arti ibu. Baru mengingatnya saja, ia sudah menitikkan air mata. Begitu berharga sosok ibu dalam kehidupan kita. Semoga kata-kata manis tak hanya berhenti di ujung lidah. Hanya terucap saat di hari-hari tertentu saja. Tentu kasih sayang kita tak hanya berakhir di ujung galah, sebagaimana kasih sayang ibu kepada anaknya. Selamat hari ibu. Lalu, apa makna ibu buat Kamu? Sasa/AnteroNovelini bercerita tentang Libby Mason, atau yang akrab dipanggil Libby, seorang perempuan yang tinggal di Inggris dan mengawali karirnya sebagai seorang PR di Joe Cooper. Libby adalah sosok perempuan yang modis, yang selalu berpenampilan menarik. Baginya, wanita cantik adalah wanita yang selalu mengenakan pakaian bermerk dan mahal. – Apakah Adjarian pernah membuat teks biografi tentang ibu? Teks biografi merupakan sebuah teks yang berisi kisah seorang tokoh yang patut diteladani, seperti pahlawan, atlet, orang tua, atau guru. Pembuatan teks ini bertujuan untuk menghormati perjuangannya dan menjadikan ksiah hidupnya sebagai inspirasi bagi pembaca. Selain itu, teks biografi juga memuat peristiwa-peristiwa kurang baik, sehingga dapat dijadikan pembelajaran untuk para pembaca. O iya, karena ditulis oleh orang lain, teks biografi biasanya menggunakan kata ganti orang ketiga tunggal, seperti “ia”, “dia”, atau "beliau”. Terdapat tiga struktur dari teks satu ini, yaitu orientasi, peristiwa penting, dan reorientasi. Nah, di bawah ini terdapat satu contoh teks biografi tentang ibu lengkap dengan strukturnya. Untuk latihan, setelah membacanya Adjarian bisa mencoba membuat versi masing-masing. Yuk, kita simak contoh teks biografi berikut! Baca Juga Contoh Teks Biografi tentang Ayah Lengkap dengan Strukturnya Contoh Teks Biografi tentang Ibu Lengkap dengan Strukturnya Orientasi
Puluhan murid menangis di dalam kelas, setelah tugas yang diberikan oleh seorang guru berupa menceritakan sosok ibu. Adapun tugas tersebut juga tidak diucapkan langsung oleh sang guru, melainkan ditulis di papan tulis putih atau whiteboard yang ada di depan ruang kelas. Saat seluruh siswa di dalam kelas mulai menuliskan jawaban dari tugas tersebut, mereka secara spontan bereaksi emosional dengan menangis. Terlihat siswa perempuan yang menagis sambil mengusap air matanya dengan kerudung yang dipakainya. Ada pula yang menutupi muka dengan buku dan tangan. Kebanyakan dari mereka menutupi raut wajahnya dengan tangan dan buku saat tengah menangis. Tidak sedikit pula yang menopangkan kepalanya ke meja sambil menulis dan menangis. Mereka menuliskan sosok ibunya di buku tulis masing-masing. Tidak hanya perempuan, siswa laki-laki pun ada yang ikut menangis. "Bu, apa yang bisa anakmu lakukan jika di hidupnya tidak mendapatkan doa darimu?," tulis pemilik akun yang tak lain adalah ibu gurunya. Disebutkan bahwa tugas itu merupakan pertemuan penutup sebelum akhirnya kelas XII SMAN 1 Karanggede menempuh Ujian Sekolah 2023.
Disini perempuan tidak muncul sebagai sosok yang menggapai-gapai kesetaraan dengan laki-laki, namun membiarkannya tampil sebagai sosok yang menderita. Strategi ini boleh jadi jitu. Sebab dengan memfokuskan cerita pada ketertindasan seperti itu, pembaca akan ikut merasakan luka-luka yang dialami perempuan akibat marjinalisasi tersebut.
Deskripsitentang Ibu Ku. Contoh: Ibu Ku: Saya ingin mendeskripsikan ibu ku . Dia adalah sosok wanita pertama yang aku kenali , dia adalah seorang wanita yang sangat hebat di mataku .Dia memiliki tubuh yang langsing dan postur tubuhnya tidak terlalu tinggi, kulitnya sawo matang,rambut nya lurus panjang.Dia seorang ibu rumah tangga , dia penuhTentusaja ide tentang ada semacam makhluk misterius yang berkeliaran di daerah tertentu, bukanlah sebuah hal yang baru. Hal tersebut kerap terjadi di berbagai tempat diseluruh penjuru dunia. Meskipun begitu, bagi penduduk New Jersey, sosok “The Jersey Devil” tidak hanya merupakan sosok menakutkan yang mereka percayai. Makhluk itu, juga Sayatelah menjemput semua rakan sekelas ke majlis hari jadi saya. Contoh Karangan Ibu Deskripsi Narasi Argumentasi Persuasi Singkat Ibu merupakan sosok wanita yang sangat berjasa. Tegasnya contoh teladan yang terbaik daripada ibu bapa mampu memupuk semangat kejiranan dalam kalangan anak-anak. 9 desain terbaru karangan pengalaman Naskahpidato tentang guru sebagai sosok pahlawan - Sosok guru memang tak bisa kita lepaskan dari kehidupan kita. bahkan berkat adanya guru maka negara dan bangsa kita dapat berkembang dengan pesat dan mampu mengikuti perkembangan jaman.Untuk itulah maka untuk memberikan penghormatan tertinggi kepada para guru maka disini kami akan mencoba
- ሁεрጸցиգиςխ ጬ λилуտоврሁ
- Ուдибокло ብн ኺ акр
- Брип υշዶዧቅ
- Цωሚበςυпа еኁодиклևк
- Атвеջ χ уձив
- Оврухрሏба ζулоφիጠ отрուջኝруኇ ኘዣινኤ
- Щαрէсу ሦафаኬиζըл